KATAWAY.CO.ID — Dalam rangka mempersiapkan sumber daya pelatih yang berkualitas untuk mendukung proses latihan Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) menjelang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, Paskibra Kecamatan Cikande menggelar kegiatan Pendidikan Pembentukan Pelatih (DIKTUTIH) 2026 pada Minggu (14/06/2026) di SMKN 1 Cikande.
Kegiatan ini menjadi langkah strategis Paskibra Kecamatan Cikande dalam mencetak pemimpin muda sekaligus pelatih yang profesional, berintegritas, dan mampu menjadi teladan bagi generasi penerus. Dengan mengusung tema “Konsep Dasar Berpikir Profesional Sehingga Melahirkan Pelatih Tetap yang Berbudaya”, para peserta mendapatkan berbagai materi yang bermanfaat sebagai bekal dalam menjalankan tugas kepelatihan.
Sejumlah pemateri terbaik turut hadir memberikan ilmu dan pengalaman kepada para calon pelatih. Di antaranya:
1. Imron Maulana, M.Sos., M.M. – Majelis Tinggi Paskibra Kecamatan Cikande dengan materi Kode Etik Keamanan.
2. Muhamad Apriyana, S.T. – Koordinator Lapangan 1 dengan materi Fokus Target.
3. Yahya Zakaria, S.Sos. – Ketua Paskibra Kecamatan Cikande dengan materi Jadi Leader Society 5.0.
4. Gunawan Kristiyanto, S.T. – Ketuplak TC 2017 dengan materi Pelatih Tetap Profesional.
5. Wahyu – Paskibra Cikande 2018 dengan materi Pendekatan Strategi Analisis
Selain para pemateri, kegiatan ini juga mendapat dukungan penuh dari para senior Paskibra Kecamatan Cikande yang hadir untuk memberikan motivasi serta semangat kepada adik-adik calon pelatih. Kehadiran para senior menjadi bukti kuatnya rasa kekeluargaan dan semangat Silih Asih, Asah, Asuh yang terus dijaga dalam lingkungan Paskibra Kecamatan Cikande.
Ketua koordinator Paskibra Kecamatan Cikande, Yahya Zakaria, menyampaikan bahwa DIKTUTIH bukan hanya sekadar pelatihan teknis, tetapi juga proses pembentukan karakter kepemimpinan.
“Kami ingin melahirkan pelatih-pelatih yang tidak hanya mampu memberikan instruksi, tetapi juga menjadi sosok pemimpin yang profesional. Melalui DIKTUTIH 2026 ini, kami menyiapkan generasi penerus yang nantinya akan memimpin proses latihan Paskibra dalam menyambut Hari Kemerdekaan Republik Indonesia serta menjaga nilai-nilai budaya organisasi yang telah diwariskan oleh para senior,” ujar Yahya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, termasuk para senior yang tetap hadir dan berkontribusi bagi perkembangan organisasi.
Salah satu peserta DIKTUTIH, Anggun, mengaku sangat bersyukur dapat mengikuti kegiatan tersebut. Menurutnya, materi yang disampaikan para pemateri memberikan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan saat menjadi pelatih di masa mendatang.
“Saya merasa sangat senang dan bangga bisa menjadi bagian dari DIKTUTIH 2026. Banyak ilmu yang saya dapatkan, mulai dari kepemimpinan, profesionalisme, hingga bagaimana menjadi pelatih yang mampu membimbing dengan baik. Kehadiran para senior juga menjadi motivasi tersendiri bagi kami untuk terus berkembang dan memberikan yang terbaik untuk Paskibra Kecamatan Cikande,” ungkap Anggun.
Melalui kegiatan DIKTUTIH 2026 ini, Paskibra Kecamatan Cikande berharap dapat mencetak pelatih-pelatih yang berkualitas dan siap mengemban tanggung jawab dalam proses pembinaan serta persiapan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia tahun 2026, sekaligus menjaga semangat kebersamaan dan pengabdian bagi organisasi serta masyarakat. (*)







































