Beranda Minggu Puisi Puisi Elvara Kalandra Hanya Sebuah Bangunan

Puisi Elvara Kalandra Hanya Sebuah Bangunan

18

tentangnya

segala tentangnya aku tulis dengan sempurna

keindahan dirinya yang tak pernah ku lupa

senyuman yang manis seperti buah

tubuh yang cukup tinggi bak pohon cemara yang berakar dalam

tawa yang terdengar nyaring dan tidak pernah berdusta

pemilik raga ini sangat berbakat dalam sastra

ia juga sangat lihai membuat orang lain semangat berkarya

raga ini sekarang menjadi tempatku berbagi cerita

yang membuatku merasa ada dan nyata

dibawah naungan langit yang sama, aku selalu berdoa untuk kebahagiaan dirinya

aku juga selalu berharap agar tuhan mempermudah segala urusan dan mengabulkan doa-doanya

 

 

hanya sebuah bangunan

di bawah atap rumah yang sunyi

aku menangis sendirian dan tak kunjung henti

merindukan kehangatan yang pernah ku miliki

mengharapkan kepulangan seseorang yang jauh sekali

berharap keajaiban datang secara tiba-tiba

bertanya-tanya kenapa sekarang hidupku tidak pernah bahagia

pipiku hangat karena dibasahi oleh air yang keluar dari pelupuk bawah mata

sedangkan tanganku dingin menggenggam erat sebuah boneka

sejak laki-laki itu memutuskan untuk pergi dari rumah

sekarang bagiku rumah hanyalah sebuah bangunan yang tidak ada kehangatan di dalamnya

 

kamarku

di dalam kamar ku yang hening, aku selalu mengingat kembali semua tentangmu

teringat pada hal-hal kecil yang sangat menawan yang dahulu menjadi milik ku

binar mata yang indah itu bukan lagi tempat pulang ku

senyuman yang manis itu bukan lagi tempat berteduh ku

tangan yang halus itu bukan lagi tempat lelap ku

dulu aku melihat pelangi terbalik yang terukir di garis senyum mu, kini aku hanya melihat langit yang sendu yang sangat kelabu

rasanya ingin sekali aku mengatakan bahwa aku sebenarnya rindu

tapi aku malu padamu yang selalu terlihat baik baik saja tanpa kehadiran ku

jika memang begitu maka biarkanlah rindu ini tersimpan didalam hatiku yang selalu terukir dengan namamu

aku akan terus mengingatnya sampai nanti abadi

 

Elvara Kalandra adalah nama pena dari Irdina Izzayani. Wanita yang lahir di Tangerang pada 16 Juni 2009 ini adalah seorang pelajar yang menuntut ilmu di SMAN 7 KABUPATEN TANGERANG. Wanita ini memiliki hobi berenang, bermain basket dan bermain drum. Ia juga sangat menyukai suatu hal yang berbau seni dan sastra. Seperti musik, cerpen, puisi, teater dan film.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Soeh studio Jasa Pembuatan Website