KATAWAY.CO.ID — Setelah melewati rangkaian latihan dan persiapan selama beberapa pekan, peserta Paskibra Kecamatan Cikande kini memasuki salah satu tahapan akhir menjelang pelaksanaan upacara Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus 2026.

Pengasramaan hari pertama, 15 Agustus, yang dilaksanakan di SMAN 1 CIKANDE ini, berlangsung dengan suasana yang hangat. Para peserta terlihat datang bersama orang tua masing-masing dengan membawa berbagai perlengkapan yang akan digunakan selama menjalani pengasramaan.

Sejumlah orang tua tampak mendampingi anak-anak mereka hingga ke lokasi. Ada yang membantu membawa barang bawaan, memastikan kebutuhan anak telah lengkap, hingga memberikan pesan dan semangat sebelum peserta mulai menjalani masa pengasramaan bersama rekan-rekan seperjuangan.

Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang cukup berkesan. Setelah selama ini para peserta menjalani latihan dengan jadwal yang padat, mereka kini mulai memasuki fase di mana kebersamaan, kedisiplinan, dan kesiapan semakin ditekankan.

Palen selaku Koordinator Lapangan (Korlap) TC mengatakan, pengasramaan menjadi bagian penting dalam mempersiapkan peserta sebelum menjalankan tugas pada upacara 17 Agustus mendatang.

“Pengasramaan ini menjadi salah satu tahapan penting sebelum pelaksanaan nanti. Di sini kami ingin memastikan anak-anak semakin siap, baik secara fisik, mental maupun kedisiplinannya. Mereka juga akan lebih banyak menghabiskan waktu bersama, sehingga kekompakan dan rasa tanggung jawabnya bisa semakin terbentuk,” ujar Palen.

Ia juga mengapresiasi dukungan yang diberikan para orang tua selama proses persiapan. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi salah satu hal yang turut membantu peserta dalam menjalani seluruh rangkaian kegiatan.

“Kami juga berterima kasih kepada orang tua yang dari awal sudah mendukung dan mengantarkan anak-anak sampai di tahap ini. Harapannya selama pengasramaan mereka bisa mengikuti seluruh arahan, menjaga kesehatan, dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk pelaksanaan nanti,” lanjutnya.

Bagi peserta, memasuki masa pengasramaan juga menghadirkan perasaan tersendiri. Sekar, salah satu peserta, mengaku senang karena akhirnya dapat memasuki tahap yang selama ini dipersiapkan bersama teman-temannya.

“Rasanya senang sekaligus agak berat juga ketika diantar orang tua tadi. Karena setelah ini kami akan mulai tinggal bersama teman-teman dan menjalani persiapan sampai hari pelaksanaan. Tapi justru dari situ saya merasa semakin semangat karena sudah sampai di tahap ini,” ungkap Sekar.

Menurutnya, dukungan dari orang tua dan teman-teman membuat dirinya semakin termotivasi untuk menjalankan tanggung jawab yang telah dipercayakan.

“Semoga selama pengasramaan semuanya bisa berjalan lancar, kami tetap sehat, kompak, dan bisa memberikan yang terbaik saat bertugas nanti. Apalagi sudah tinggal menghitung hari menuju 17 Agustus,” tambahnya.

Pengasramaan pun menjadi langkah lanjutan bagi para peserta untuk memantapkan kesiapan sebelum mengemban tugas sebagai pasukan pengibar bendera. Dari dukungan orang tua yang mengantar, kebersamaan bersama rekan satu tim, hingga latihan yang telah dijalani, seluruh proses tersebut menjadi bagian dari perjalanan mereka menuju 17 Agustus.

Kini, para peserta bersiap menjalani hari-hari pengasramaan dengan satu tujuan yang sama: memastikan seluruh persiapan telah matang sebelum Merah Putih dikibarkan pada Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. (*)