KATAWAY.CO.ID – Mahasiswa Pengenalan Lingkungan Persekolahan (PLP) Integratif Kelompok 3 UIN Sultan Maulana Hasanuddin (SMH) Banten menyelenggarakan seminar edukatif bagi siswa dan siswi MAN 1 Kota Cilegon yang berlangsung di di Aula Sekolah. Kegiatan tersebut mengangkat dua tema, yaitu seminar “Fear of Missing Out (FOMO)” yang ditujukan khusus kepada siswi kelas X hingga XII serta seminar “Consent and Boundaries” yang ditujukan kepada siswa kelas X hihngga XII.
Seminar bertema Fear of Missing Out (FOMO) menghadirkan mahasiswa PLP sebagai pemateri yang membahas pengertian FOMO, penyebab FOMO pada remaja, dampaknya, serta cara mengatasinya. Para siswi juga diberikan pemahaman untuk lebih percaya diri dan tidak mudah mengikuti tren maupun aktivitas orang lain. Pemateri mengajak siswi untuk mengarahkan FOMO pada hal-hal positif yang dapat mendukung pengembangan diri.
Sementara itu, seminar bertema Consent and Boundaries membahas pengertian consent dan boundaries, hubungan keduanya dalam kehidupan sehari-hari, bentuk-bentuk pelanggaran batasan diri, dampak, serta cara mengatasinya. Para siswa diajak untuk memahami pentingnya menghargai batasan diri sendiri dan orang lain, berani menyampaikan ketidaknyamanan, serta membangun komunikasi dan hubungan pertemanan yang sehat.
Kegiatan seminar berlangsung secara interaktif melalui penyampaian materi, diskusi, dan sesi tanya jawab. Para peserta diberikan kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan membahas berbagai situasi yang dekat dengan kehidupan remaja.
Ketua pelaksana Ahmad Munfarih Fadhil berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa PLP Integratif Kelompok 3 UIN SMH Banten para siswa dan siswi dapat lebih bijak dalam menyikapi FOMO dan mengarahkannya pada hal-hal yang positif. “Semoga mereka dapat lebih percaya diri, mampu menghargai diri sendiri dan orang lain, serta menciptakan lingkungan pertemanan yang sehat tanpa perundungan,” ujar Ahmad Munfarih Fadhil, Selasa (4/8/2026).







































