KATAWAY.CO.ID – Upaya mendorong jurnal ilmiah Indonesia agar mampu bersaing di tingkat internasional terus dilakukan. Salah satunya melalui Workshop Literasi Jurnal bertema Transformasi Jurnal Menuju Indeksasi Internasional yang digelar Relawan Jurnal Indonesia (RJI) Pengurus Daerah Banten di Institut Agama Islam Al-Khairiyah (INSTAL), Cilegon, Jumat (3/7).
Kegiatan yang berlangsung sejak pukul 08.00 hingga 13.00 WIB itu menjadi bagian dari rangkaian peringatan satu dekade berdirinya Relawan Jurnal Indonesia. Workshop tersebut menghadirkan pengelola jurnal, dosen, peneliti, mahasiswa, serta pegiat publikasi ilmiah untuk memperkuat kapasitas pengelolaan jurnal akademik.
Ketua panitia menjelaskan, peningkatan kualitas tata kelola jurnal menjadi prasyarat penting agar publikasi ilmiah dari perguruan tinggi Indonesia mampu menembus lembaga pengindeks bereputasi internasional. Karena itu, peserta tidak hanya memperoleh pemahaman mengenai standar pengelolaan jurnal, tetapi juga strategi mempersiapkan jurnal menuju proses akreditasi dan indeksasi global.
Selain sesi pelatihan, kegiatan ini ditandai dengan penandatanganan nota kerja sama antara RJI Pengurus Daerah Banten dan Institut Agama Islam Al-Khairiyah. Kesepakatan tersebut menjadi langkah awal membangun kolaborasi yang lebih luas dalam pengembangan publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Kerja sama itu mencakup berbagai agenda, mulai dari pendampingan pengelolaan jurnal, pelatihan penulisan artikel ilmiah, peningkatan kapasitas editor dan pengelola jurnal, hingga penguatan tata kelola penerbitan yang memenuhi standar nasional maupun internasional.
Melalui sinergi tersebut, jurnal-jurnal yang dikelola Institut Agama Islam Al-Khairiyah diharapkan memiliki kesiapan lebih baik untuk meraih akreditasi dan memperluas jangkauan indeksasi internasional.
Workshop menghadirkan sejumlah akademisi dan praktisi yang telah berpengalaman dalam pengelolaan jurnal ilmiah. Di antaranya Ketua RJI Pengda Banten Ahmad Habibi Syahid, Chief Editor Jurnal Sistem dan Manajemen Industri terakreditasi Sinta 2 Supriyadi, dosen Institut Agama Islam Al-Khairiyah sekaligus Editor Jurnal Sinta 2 Ahmad Suhaili, serta Chief Editor jurnal matematika yang telah terindeks Directory of Open Access Journals (DOAJ), Jaka Wijaya Kusuma.
Para narasumber membahas berbagai tantangan yang dihadapi pengelola jurnal, mulai dari konsistensi penerbitan, peningkatan kualitas artikel ilmiah, profesionalisme dewan editor dan mitra bestari, hingga pemenuhan standar lembaga pengindeks nasional maupun internasional.
Workshop tidak hanya diisi pemaparan materi, tetapi juga praktik langsung yang memungkinkan peserta memahami penerapan pengelolaan jurnal secara lebih komprehensif. Pendekatan tersebut diharapkan dapat membantu setiap peserta mengembangkan kualitas jurnal di institusi masing-masing sekaligus memperkuat budaya publikasi ilmiah di lingkungan perguruan tinggi. (*)







































