KATAWAY.CO.ID — Rombongan Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Banten ziarah ke makam ulama KH. Abdurrahmad Wahid atau Gus Dur di Kompleks Pesantren Tebuireng, Desa Cukir, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, Jawa Timur, Rabu pagi, 26 Agustus 2026.
Ketua Tanfidziyah PWNU Banten KH Hafis Gunawan atau biasa disapa Abi Hafis langsung memimpin doa. Para rombongan terlihat khusuk mengirim doa kepada mantan Presiden RI ke-4 tersebut.
Usai mengirimkan doa, Abi Hafis menyampaikan pesan bahwa saat ini kita sedang berada di makam Gus Dur dan dua makam pahlawan nasional lainnya, yaitu kakek Gus Dur KH. Hasyim Asy’ari dan ayahnya KH. A. Wahid Hasyim.
“Orang-orang yang baru saja kita ziarahi ini adalah orang-orang baik. Ayah kakek pahlawan, anaknya pahlawan. Mereka memiliki sejarah yang baik. Maka dari itu kita harus mengambil pejajaran dari para pahlawan ini. Kita, termasuk saya, jangan sampai memiliki sejarah yang jelek. Nanti anak-cucu kita tidak bangga dengan kita. Untuk itu dalam dunia ini, kita harus membuat sejarah kita baik,” ujar Abi Hafis.
Abi juga melanjutkan, ziarah itu harus bisa membuat kita malu. Para almarhum ini punya banyak kebaikan, sehingga bisa dilihat ekonomi di sekitar berjalan baik, banyak orang yang datang untuk ziarah dan dzikir terus di langitkan. “Untuk itu kita harus mencontoh, dengan menjadikan diri kita orang-orang yang selalu menebar kebaikan di dunia ini,” paparnya.
Sebelumnya, rombongan PWNU Banten dijamu makan pagi oleh keluarga besar H. Lukman, yang merupakan pengasuh Pondok Pesantren Tebuireng. Kediaman H. Lukman tak jauh dari makam Gus Dur, yang hanya berjarak sekitar 5 menit berjalan kaki.
Kedatangan rombongan PWNU Banten ke Jombang tak lain dalam rangka menghadiri kegiatan Muktamar NU ke-35 yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang. Kegiatan Muktamar NU berlangsung 27-31 Agustus 2026. (Sob)







































