KATAWAY.CO.ID – Presiden Republik Indonesia, meresmikan operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP/KKMP) di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026). Presiden menyebut peluncuran tersebut sebagai tonggak bersejarah dalam penguatan ekonomi kerakyatan di tingkat desa dan kelurahan.
Menurut Presiden Prabowo, KDMP/KKMP yang diresmikan telah dilengkapi dengan gedung, gudang, sistem operasional, barang, hingga unsur transportasi dan logistik guna mendukung aktivitas koperasi secara optimal.
“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, pada siang hari ini, Sabtu, 16 Mei 2026, saya, Prabowo Subianto, Presiden Republik Indonesia, dengan ini meresmikan operasionalisasi 1.061 Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih,” ujar Presiden sebelum menekan tombol peresmian.
Bupati Serang, mengikuti peresmian tersebut secara virtual melalui zoom meeting yang dipusatkan di KDMP Desa Ranjeng, Kecamatan Ciruas, bersama unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Serang.
Turut hadir Wakil Ketua I DPRD Kabupaten Serang Maksum, Sekretaris Daerah Kabupaten Serang Zaldi Dhuhana, Kepala Diskoumperindag Adang Rahmat, Kepala DPMD Rudy Suhartanto, serta Plt Kepala BPKAD Agus Firdaus.
“Alhamdulillah hari ini kita baru saja mendengarkan Bapak Presiden dalam rangka peluncuran operasional gerai KDMP, khususnya di Kabupaten Nganjuk dan umumnya bagi koperasi desa yang sudah berdiri,” kata Ratu Rachmatuzakiyah kepada wartawan didampingi Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm. Oke Kristiyanto.
Ratu Zakiyah, sapaan akrab Ratu Rachmatuzakiyah, menyebutkan bahwa dari 326 desa di 29 kecamatan di Kabupaten Serang, saat ini terdapat 27 KDMP yang telah selesai dibangun 100 persen. Sementara itu, sebanyak 134 desa masih terkendala ketersediaan lahan.
“Sisanya kita masih terus menyisir dan memetakan, sehingga setiap desa nantinya diharapkan memiliki koperasi desa merah putih,” ujarnya.
Pemerintah Kabupaten Serang, lanjutnya, terus menginventarisasi kemungkinan pemanfaatan lahan yang dapat digunakan untuk pembangunan gerai KDMP di desa-desa yang belum memiliki lokasi.
“Jadi kita terus memetakan sejak kemarin, sehingga nanti setiap desa benar-benar memiliki koperasi desa merah putih,” tegasnya.
Ratu Zakiyah menilai program Koperasi Desa Merah Putih merupakan langkah strategis pemerintah pusat dalam menghadirkan keadilan ekonomi bagi masyarakat desa sekaligus meningkatkan pertumbuhan ekonomi di wilayah pedesaan.
“Program koperasi desa merah putih ini sangat luar biasa dalam rangka memberikan keadilan bagi warga desa dan tentunya meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat di desa-desa,” ungkapnya.
Terkait waktu operasional KDMP di Kabupaten Serang, Ratu Zakiyah mengatakan pihaknya masih menunggu tindak lanjut dan koordinasi bersama Kementerian Koperasi.
“Kita tunggu informasi dari Kementerian Koperasi. Saat ini kementerian juga sedang melakukan rekrutmen manajer koperasi desa dan kelurahan merah putih. Setelah itu baru akan kita tindak lanjuti,” paparnya.
Sebagai bentuk dukungan terhadap program nasional tersebut, Ratu Zakiyah juga mendorong para guru madrasah di Kabupaten Serang untuk menjadi anggota Kopdes Merah Putih di desa masing-masing.
“Semakin banyak anggota koperasi, maka perputaran ekonomi di wilayah tersebut akan semakin baik dan masyarakat pun akan semakin sejahtera. Karena itu saya mengajak para guru madrasah untuk bersama-sama menjadi anggota koperasi desa merah putih,” tuturnya.
Sementara itu, Dandim 0602/Serang, Kolonel Arm. Oke Kristiyanto menambahkan, pihaknya saat ini telah membantu pembangunan sebanyak 121 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
“Kami membantu percepatan pembangunan, terutama pada lahan-lahan yang sudah disiapkan oleh pemerintah daerah,” ujarnya. (*)





































