KATAWAY.CO.ID – Kecamatan Cikande menggelar seleksi calon Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih (Paskibra) pada Minggu, 10 Mei 2026, bertempat di Polsek Cikande. Kegiatan ini menjadi tahap awal penjaringan putra-putri terbaik daerah yang dipersiapkan untuk mengemban tugas kehormatan sebagai pengibar bendera pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, 17 Agustus mendatang.
Sejak pagi, antusiasme peserta terlihat tinggi. Para pelajar dari berbagai sekolah di wilayah Kecamatan Cikande hadir mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan semangat dan kesiapan penuh. Tahapan dimulai dengan registrasi ulang (check-in) sebagai proses verifikasi kehadiran, kemudian dilanjutkan dengan tes wawasan kebangsaan dan inteligensi umum guna mengukur pemahaman peserta terhadap nilai-nilai kebangsaan, ideologi negara, serta kapasitas berpikir logis, kritis, dan responsif dalam mengambil keputusan.
Seleksi berikutnya memasuki tes kesamaptaan, yang berfokus pada pengukuran kebugaran jasmani, daya tahan fisik, dan kesiapan peserta menghadapi pola latihan. Setelah itu, peserta menjalani tes baris-berbaris, salah satu materi inti dengan standar penilaian tinggi. Dalam menilai, tim penguji tidak hanya kekompakan dan ketegasan gerakan, tetapi juga ritme langkah, posisi tangan, arah pandangan, keseimbangan sikap tubuh, hingga detail teknis yang mencerminkan disiplin dan karakter seorang anggota Paskibra.
Selain aspek akademik dan fisik, panitia juga memberikan tes mental dan ideologi untuk menilai ketahanan psikologis, loyalitas, integritas, serta kedisiplinan peserta sebagai fondasi utama dalam pembinaan karakter. Seluruh rangkaian kemudian ditutup dengan tes pantukhir (penentuan akhir) sebagai evaluasi menyeluruh berdasarkan akumulasi penilaian dari setiap tahapan seleksi.
Apriyana selaku Korlap 1 menegaskan bahwa ketatnya proses seleksi merupakan bentuk keseriusan panitia dalam mencari kandidat terbaik. “Kami ingin melahirkan anggota Paskibra yang tidak hanya unggul secara fisik, tetapi juga kuat secara mental, disiplin, berkarakter, serta memiliki wawasan kebangsaan yang kokoh. Menjadi pengibar bendera adalah amanah, sehingga setiap proses seleksi harus dijalankan secara serius, objektif, dan penuh ketelitian,” ujarnya.
Sementara itu, Aji Suardi selaku Korlap 2 menyampaikan bahwa pelaksanaan seleksi berlangsung tertib dan sesuai target. “Antusiasme peserta sangat tinggi, dan itu menunjukkan semangat generasi muda Kecamatan Cikande untuk berkontribusi dalam momentum kenegaraan masih sangat besar. Dari seluruh tahapan yang dilalui, kami melihat banyak potensi yang layak dibina menjadi Paskibra terbaik,” katanya.
Dengan pengawasan tim penguji yang kompeten dan objektif, setiap peserta dinilai secara menyeluruh, mulai dari kemampuan intelektual, kesiapan fisik, ketahanan mental, hingga kedisiplinan sikap. Melalui seleksi yang ketat dan terukur ini, Kecamatan Cikande berharap dapat membentuk Pasukan Pengibar Bendera Merah Putih yang tangguh, dan siap menjalankan tugas kehormatan pada peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia mendatang. (*)





































